|
|
|
FATIMA
|
Pada tanggal 13 Mei 1917, tiga orang anak sedang menggembalakan sekawanan kecil domba mereka di
Cova da Iria, paroki Fatima, kota Vila de Ourem, sekarang diosis Leiria – Fatima. Mereka bernama : Lucia de Jesus, berusia 10 tahun, dan saudara-saudara sepupunya Francisco dan Jacinta Marto, masing-masing berumur 9 dan 7
tahun.
Kira-kira tengah hari, setelah berdoa Rosario, seperti biasanya mereka lakukan, mereka bermain-main dengan membuat sebuah rumah-rumahan kecil dari batu-batu yang berserakan di sekitar tempat Basilika berdiri sekarang. Tiba-tiba mereka melihat sinar terang, dan karena menganggap bahwa sinar itu adalah halilintar, mereka memutuskan untuk pulang. Tetapi ketika mereka menuruni tebing, sebuah kilatan lagi menerangi tempat itu, dan di puncak pohon ek (di tempat Kapel Penampakan berdiri sekarang) mereka melihat “seorang Bunda yang lebih terang daripada matahari” yang dari kedua tangannya tergantung sebuah rosario berwarna putih.
Bunda itu berkata kepada ketiga gembala kecil tersebut bahwa perlu banyak berdoa dan ia mengundang mereka untuk datang lagi ke Cova da Iria selama lima bulan berturut-turut, pada hari ketiga belas, pada jam yang sama. Anak-anak itu melakukan seperti yang dikatakan kepada mereka pada hari ketiga belas Juni, Juli, September dan Oktober, Bunda itu menampakkan diri kepada mereka lagi dan berbicara kepada mereka di Cova da Iria. Pada tanggal 19 Agustus, penampakan terjadi di Valinhos, kira-kira 500 meter dari Aljustrel, karena pada tanggal 13 ketiga anai itu dibawa oleh Administratur setempat ke Vila Nova de Ourem.
Pada penampakkan yang terakhir, tanggal 13 Oktober, bersama dengan sekitar 70.000 orang yang hadir, Bunda berkata kepada anak-anak itu bahwa ia adalah “Bunda Rosario” dan supaya sebuah kapel didirikan di tempat itu sebagai penghormatan kepadaNya. Setelah penampakan itu semua yang hadir menyaksikan mukjijat yang telah dijanjikan kepada tiga anak itu pada bulan Juli dan September : yaitu matahari, yang menyerupai sebuah piringan perak, dapat dipandang lama dan mudah dan, sambil berputar seperti sebuah roda api, tampak seperti akan jatuh ke bumi.
Setelah itu ketika Lucia menjadi seorang suster Ordo Santa Dorothy, bunda kita menampakkan diri lagi kepadanya di Spanyol (10 Desember 1925 dan 15 Februari 1926, di Biara Pontevedra, dan pada malam tanggal 13/14 Juni 1929, di Biara Tuy), yang meminta devosi lima hari Sabtu pertama (untuk berdoa Rosario, merenungkan misteri-misteri Rosario, mengaku dosa dan menerima komuni, untuk menebus dosa-dosa yang telah dilakukan kepada Hati Maria yang tak bernoda), dan Konsekrasi Rusia kepada Hati Yang Tak Bernoda itu juga. Permintaan ini telah diumumkan melalui Penampakkan pada tanggal 13 Juli 1917, dalam apa yang disebut sebagai “Rahasia
Fatima”.
Bertahun-tahun setelah itu suster Lucia mengungkapkan bahwa, antara bulan April dan Oktober 1916, seorang Malaikat menampakkan diri kepada ketiga orang anak itu sebanyak tiga kali, dua kali di Cabeco dan sekali di sumur dalam kebun belakang di rumah Lucia, yang menasehatkan agar mereka berdoa dan bertobat.
Sejak tahun 1917 para peziarah tak kunjung berhenti datang ke Cova da Iria dalam jumlah ribuan orang dari seluruh bagian dunia, mula-mula pada tanggal 13 setiap bulan, kemudian selama liburan musim panas dan musim dingin, dan sekarang semakin banyak lagi pada akhir minggu dan hari apa saja sepanjang
tahun.
PARA VISIONER (Para saksi mata dari peristiwa penampakkan)
 Jacinta,
Lucia dan Francisco
1. |
LUCIA DE JESUS :
|
| |
Dialah yang terutama mendapat penampakan-penampakan tersebut. Ia lahir pada tanggal 22 Maret 1907, di Aljustrel, di Paroki Fatima. Pada tanggal 17 Juni 1921, ia memasuki kolese Vilar (Porto), yang dipimpin oleh ordo Santa Dorothy. Kemudian ia pergi ke Tuy, dimana ia menerima jubah dan nama Maria Lucia dari Dolours. Pada tanggal 3 Oktober 1928 ia mengucapkan kaul sementaranya dan pada tanggal 3 Oktober 1934 kaul kekalnya.
Pada tanggal 24 Maret 1948 ia pindah ke Coimbra, memasuki ordo Carmel Santa Teresa, dan menyandang nama Suster Maria Lucia dari Hati Yang Tak Bernoda. Pada tanggal 31 Mei 1949 ia mempersembahkan kaul sucinya. Suster Lucia telah datang ke Fatima beberapa kali : pada tanggal 22 Mei 1946, 13 Mei 1967, pada tahun 1981 untuk mengarahkan pembuatan sejumlah lukisan tentang Penampakan-penampakan tersebut di Carmel, pada tanggal 13 Mei 1982, 1991 dan juga 13 Mei 2000 saat beatifikasi Francisco dan Yacinta oleh Bapa Suci Paus Yohanes Paulus II. |
2. |
FRANCISCO MARTO :
|
| |
Ia dilahirkan pada
tanggal 11 Juni 1908, di Aljustrel. Ia menghadapi kematiannya
yang suci pada tanggal 4 April 1919 di rumah orang tuanya.
Dengan sifatnya yang sangat sensitif dan kontemplatif, ia
mengarahkan semua dosa dan pertobatannya untuk “menghibur Allah
Kita”.
Ia dikuburkan di pemakaman paroki dan pada tanggal 13 Maret 1952
tubuhnya dipindahkan ke Basilika, di sisi timur. |
3. |
JACINTA MARTO :
|
| |
Ia lahir di Aljustrel pada tanggal 11 Maret 1910. Kematiannya yang suci terjadi pada tanggal 20 Februari 1920, di rumah sakit D. Estefania, Lisbon, setelah mengalami sakit berat dan lama, dengna mempersembahkan seluruh penderitaannya untuk pertobatan orang-orang yang berdosa, untuk perdamaian di dunia dan untuk Bapa Suci.
Pada tanggal 12 September 1935 tubuhnya dipindahkan dengan upacara yang khidmat dari makam keluarga milik bangsawan Alvaiazere di Ourem, ke pemakaman Fatima, dan di tempatkan di sebelah makam kakaknya Francisco. Pada tanggal 1 Mei 1951, pemindahan tubuh Jacinta dilakukan secara sangat sederhana, ke sebuah makam yang baru, yang telah disiapkan di Basilika Cova da Iria, di sisi barat.
Proses beatifikasi atas kedua penerima penampakan-penampakan di Fatima, Francisco dan Jacinta Marto, setelah langkah-langkah yang pertama dilakukan pada tahun 1945, dimulai pada tahun 1952, dan diakhiri tahun 1979.
Pada tanggal 15 Februari 1988 dikumen terakhir, yang dapat menjadi pertimbangan Bapa Suci untuk menyatakan “Beato dan Beata” atas kedua anak penerima penampakan Fatima itu, diberikan kepada Bapa Suci Yohanes Paulus II, dan kepadaKongregasi untuk pertimbangan atas Santo-Santa. Sementara itu mereka dinyatakan “layak menerima penghormatan” melalui sebuah keputusan kongregasi suci tersebut pada tanggal 13 Mei 1989. Langkah terakhir seperti yang kita harapkan adalah kanonisasi mereka, dengan mana mereka akan dinyatakan sebagai “Santo dan Santa”. |
| |
APA SAJA YANG BISA
DILIHAT OLEH PEZIARAH DI FATIMA? |
| 1. |
DI COVA DA IRIA |
| |
Pada deretan pilar-pilar di depan Basilika, dapat dilihat patung empat Santo dari Portugal : St. Yohanes Tuhan, St. Yohanes de Brito, St. Antonius dan Beato Nuno Santa Maria.
Dari satu sisi ke sisi lain, dari kiri kek kanan adalah santo-santa berikut ini : St. Teresa dari Avila, St. Francis de Sales, Beato Marcelino de Champagnat, St. Yohanes Baptist de la Salle, St. Alphonsus Maria de Ligouri, St. Yohanes Bosco dengan St. Dominic Savio, St. Louis Marie Grignon de Monfort, St. Vincent de Paul, St. Simon Stock, St. Ignatius dari Loyola, St. Paulus dari Ordo Salib dan St. Beatrice de Silva.
Patung marmer putih pada relung di atas jalan masuk ke Basilika, yang dipahat oleh Pastor Thomas McGlynn, OP, menggambarkan Bunda Kita pada salah satu penampakan ketika ia meminta devosi kepada Hatinya ang tak
bernoda. |
2.
|
TAMAN TERBUKA
|
| |
Dengan barisan tangga-tangga dan deretan pilar-pilar yang monumental, dan perhentian-perhentian Jalan Salib dengan disain keramik
polikhrom. |
3. |
KAPEL PENAMPAKKAN
|
| |
Merupakan bangunan yang pertama didirikan di Cova da Iria, di tempat Bunda Kita menampakkan diriNya. Tempat penampakan yang sesungguhnya ditandai dengan sebuah pilar marmer yang di atasnya terdapat Patung Bunda Kita. Di sinilah berkumpul empat juta peziarah yang mengunjungi Tempat Suci ini setiap
tahun |
4. |
BASILIKA
|
| |
Mulai dibangun pada tahun 1928 dan diberkati pada tanggal 7 Oktober 1953, kelima belas altarnya dimasukkan bagi 15 misteri Rosario.
Lukisan di atas altar yang tinggi melukiskan Pesan Bunda Kita kepada gembala-gembala kecil itu yang disiapkan oleh Malaikat Portugal, melalui pertemuan mereka dengan Kristus di dalam Ekaristi. Di sebelah kiri tampak Uskup Diosis sedang berlutut, dan tulisan Paus Pius XII (yang mengkonsekrir dunia kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda pada tahun 1942, dan legatusnya memahkotai Patung Bunda Kita pada tahun 1946), tulisan Paus Yohanes XXIII dan Paus Paulus VI.
Peristiwa-peristiwa penampakan dilukiskan pada kaca berwarna, bersama dengan doa-doa dari Litani Bunda Kita.
Pada Keempat sudur bagian dalam Basilika terdapat patung-patung para rasul yang terkemuka dalam Rosario dan devosi kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda : St. Antonius Claret, St. Dominikus Gusman, St. Yohanes Eudes dan St. Stefanus, Raja Hungaria.
Makam Francisco dan Jacinta berada di dalam Basilka, dan di mimbar terdapat tubuh Jose Alves Correia da Silva, Uskup Leiria yang pertama setelah pemulihannya pada tahun 1920.
Terdapat Organ monumental, yang dipasang pada tahun 1952, mempunyai 12 ribu pipa. |
5. |
KAPEL ADORASI KEKAL
|
| |
Terletak di ujung barisan pilar-pilar pada sisi sebelah timur, kapel ini dimaksudkan untuk adorasi kekal kepada Sakramen Mahakudus yang diperlihatkan dengan jelas. Kapel ini merupakan tempat berdoa dan adorasi dalam
hati. |
6. |
POHON EK BESAR
|
| |
Di bawah pohon inilah ketiga
gembala kecil dan para peziarah yang pertama menanti kedatangan Bunda Kita dan
berdoa rosario. |
7.
|
MONUMEN HATI KUDUS YANG
MAHAKUDUS ( 1932 )
|
| |
Yang berdiri di tengah-tengah lapangan, di atas senuah mata air yang ditemukan di sana yang airnya menjadi sarana bagi banyak
rahmat. |
8. |
RUMAH BUNDA KITA DARI
DOLOURS
|
| |
Terletak di belakang kapel Penampakan, rumah ini dimaksudkan untuk menampung orang-orang sakit pada saat ziarah-ziarah besar, dan juga untuk retret dan akomodasi untuk para peziarah pada umumnya hingga 300
orang. |
9. |
REKTORI
|
| |
Yakni bangunan pada sisi kanan lapangan terbuka, di dalam rumah Bunda kita dari Carmel. |
10. |
RUMAH BUNDA KITA DARI
CARMEL
|
| |
Yang terletak di atas dan di belakang rektori, dengan akomodasi untuk 250
orang. |
11. |
SALIB BESAR
|
| |
Terletak di bagian paling selatan dari taman terbuka, salib ini merupakan peringatan akan penutupan Tahun Suci pada tahun 1951. |
12. |
MONUMEN PAUS PAULUS VI
|
| |
Yang menandakan ziarahnya ke Fatima pada tanggal 13 Mei 1967. |
13. |
MONUMEN PAUS PIUS XII
|
| |
Yang didirikan sebagai hadiah dari orang-orang Katolik Jerman (1961)
|
14. |
MONUMEN D. JOSE ALVES
CORREIRA DA SILVA
|
| |
Uskup pertama diosis Leiria setelah dipulishkan (1920 – 1957), yang menyatakan bahwa penampakan-penampakan Bunda kita di Fatima patutu dipercayai dan membenarkan pemujaan religius kepadaNya (13 Oktober 1930)
|
15. |
PUSAT PASTORAL PAULUS
VI
|
| |
(jalan masuknya ada di bawah taman terbuka) diresmikan pada tanggal 13 Mei 1982 oleh Paus Yohanes Paulus II, sebagai pusat studi dan refleksi mengenai Pesan Fatima, dan mengenai masalah-masalah dunia modern, dalam terang Injil. Dua auditoriumnya mempunyai tempat duduk masing-masing 2.124 dan 700 dan akomodasi untuk 400 peziarah. Kunjungan dapat dilakukan pada saat tidak ada
kegiatan. |
| |
TEMPAT – TEMPAT LAIN : DALAM JARAK 1,5 KM DARI TEMPAT SUCI
:
|
| 16. |
GEREJA PAROKI |
| |
di sinilah anak-anak yang mendapat penampakan-penampakan tersebut dibaptis dan menjadi anggota jemaat Kristen.
|
| 17. |
KUBURAN |
| |
Di tempat inilah dimakamkan Francisco dan
Jacinta.
|
| |
DI ALJUSTREL DAN VALINHOS
: |
18. |
DUA RUMAH TEMPAT
TINGGAL GEMBALA GEMBALA KECIL
|
| |
Yang belum mengalami perubahan apa pun semenjak penampakan-penampakan itu. DI bagian bawah kebun rumah Lucia terdapat sumur, tempat “Malaikat Perdamaian”, “MalaikatPortugal”, menampakkan diri untuk kesekian kalinya (pada musim panas tahun 1916). |
19. |
MUSEUM ETNOGRAFI :
di dekat rumah Lucia
|
20. |
VALINHOS
|
| |
(400 meter dari Aljustrel) tempat terjadinya penampakan yang ke-empat Bunda Kita, tanggal 19 Agustus 1917, yang ditandai dengan sebuah
monumen. |
21. |
LOCA DO CABECO
|
| |
Tempat anak-anak tersebut menerima kunjungan pertama dan ketiga “Malaikat Perdamaian” (Musim semi dan musim gugur tahun 1916) |
22. |
PERHENTIAN - PERHENTIAN
JALAN SALIB KALVARI
|
|
|
Jalan Suci ini terdiri dari 14 kapel kecil untuk mengenang Penderitaan dan Wafat Tuhan Kita, dan kapel kelima belas menunjukkan KebangkitanNya. DI bawah Kalvari terdapat sebuah kapel yang dipersembahkan kepada St. Stefanus dari Hungaria. Keempat belas perhentian yang pertama dihadiahkan oleh para pengungsi Hungaria yang Katolik di negara-negara barat, dan diresmikan tanggal 12 Mei 1964 : perhentian yang ke lima belas diresmikan 13 Oktober 1992, yang dihadiri oleh Duta Besar Hungaria, negara yang sekarang bebas dari komunisme. Jalan Salib Suci mulai dari Rotunda Santa Teresa di sebelah selatan dan mengikuti jalan yang dahulu dilalui oleh para gembala kecil ketika mereka pergi dari Aljustrel ke Cova da
Iria.
|
|
|
TANGGAL – TANGGAL PENTING
DI FATIMA
|
|
|
28 April 1919 |
Dimulainya pembangunan Kapel
Penampakan. |
|
13 Oktober 1921 |
Ijin untuk merayakan Misa untuk pertama
kalinya. |
|
03 Mei 1922 |
Ketetapan yang dikeluarkan oleh Uskup Leiria untuk memulai Proses Kanonik mengenai peristiwa-peristiwa
Fatima. |
|
26 Juni 1927 |
Uskup Leiria untuk pertama kali memimpin upacara resmi di Cova da Iria, setelah pemberkatan atas perhentian-perhentian jalan salib dari Reguengo ke Fetal (11 km). |
|
13 Oktober 1930 |
Dengan surat resmi “divine Providence” Uskup Leiria menyatakan bahwa penampakan-penampakan tersebut
patut dipercayai dan membenarkan kebaktian kepada Bunda kita dari Fatima. |
|
13 Mei 1931 |
Konsekrasi pertama atas Portugal kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda yang dilakukan oleh Episkopat Portugal untuk memenuhi pesan Fatima. |
|
31 Oktober 1942 |
Pius XII, berbicara dalam bahasa Portugal melalui radio, mengkonsekrir dunia kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda, secara khusus menyebutkan Rusia sesuai dengan permintaan
Bunda kita. |
|
13 Mei 1946 |
Pemasangan mahkota atas Patung Bunda kita dari Fatima di Kapel Penampakan (Mahkotanya dihadiahkan oleh kaum wanita Portugal, sebagai ucapan syukur karena Portugal bebas dari Perang Dunia II), oleh Kardinal Masella, Legatus Pontificat. |
|
13 Oktober 1951 |
Penutupan Tahun Suci (Universal) di Fatima, oleh Kardinal Tedeschini, Legatus Pontificat, yang mengungkapkan bahwa Paus Pius XII telah menyaksikan, di Vatikan pada tahun 1950,
keajaiban matahari tanggal 13 Oktober 1917. |
|
13 Mei 1956 |
Kardinal Roncalli,
Uskup Agung Venetia, yang kemudian menjadi Paus Yohanes XXIII, memimpin upacara-upacara ziarah peringatan penampakan. |
|
21 November 1964 |
Pada akhir pertemuan yang ketiga Dewan Ekumenis, di hadapan 2.500 Pastor Konsili, Paus Paulus VI mengumumkan pemberian Mawar Emas kepada tempat suci Fatima, yang disampaikan pada tanggal 13 Mei 1965 oleh Kardinal Cento, Legatus Pontificat. |
|
13 Mei 1967 |
Bapa Suci Paulus VI datang ke Fatima, dalam rangka peringatan kelimapuluh Penampakan pertama Bunda kita, untuk berdoa bagi perdamaian di dunia dan Persatuan dalam Gereja. |
|
10 Juli 1977 |
Kardinal Luciani, Uskup Agung Venetia, yang kemudian menjadi Paus Yohanes Paulus I, berziarah ke Fatima. |
|
12/13 Mei
1982 |
Bapa Suci Yohanes
Paulus II datang berziarah ke Fatima untuk mengucap syukur karena
jiwanya diselamatkan pada tahun sebelumnya di lapangan St. Petrus
dan dengan berlutut ia mengkonsekrir Gereja, semua rakyat dan
bangsa, secara tersirat menyebutkan Rusia, kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda. |
|
25 Maret 1984 |
Di lapangan St. Petrusdi Roma, di depan Patung dari Kapel Penampakan, Yohanes Paulus II sekali lagi mengkonsekrir seluruh dunia kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda, bersama
dengan semua Uskup seluruh dunia. |
|
12/13 Mei 1991 |
Bapa Suci untuk kedua kalinya datang ke Fatima, sebagai peziarah, pada peringatan yang kesepuluh percobaan pembunuhan atas dirinya. |
|
12/13 Mei 2000 |
Bapa Suci datang ke Fatima untuk mempersembahkan Perayaan Ekaristi di tahun Jubileum Agung dalam rangka beatifikasi Francisco dan Jacinta. Lucia juga hadir dalam kesempatan tersebut. Perayaan ekaristi tersebut dihadiri ratusan ribu peziarah yang datang dari pelbagai penjuru dunia termasuk Indonesia. |
|
|
|
 Sr.
Lucia dan Paus Yohanes Paulus II
|
 Paus
Yohanes Paulus II di Fatima
|
JADWAL KEGIATAN DI
FATIMA
|
|
Jadwal umum setiap
harinya : (hanya berlaku pada musim yang ramai peziarah saja)
|
|
|
07.30 |
Misa di Basilika. |
|
09.00 |
Misa di Basilika
(pada hari Kamis, dari Paskah sampai Oktober, Misa Internasional di Kapel
Penampakan Kepelinha). |
|
10.15 |
Rosario di Kapelinha dan Prosesi dengan Patung bunda kita pada hari
Minggu, dari Paskah sampai Oktober. |
|
11.00 |
Misa di Basilika
(pada hari Minggu dari paskah sampai Oktober, Misa di Altar di luar
dan Prosesi Adeus / perpisahan). |
|
12.00 |
Rosario di
Kapelinha, kecuali hari Minggu, Misa Agung perayaan umat atas
perkawinan, di Basilika (hanya pada hari Sabtu). |
|
12.30 |
Misa di Kapelinha
(hari Minggu, di Basilika). |
|
14.00 |
Doa Pemulihan kepada Hati Maria Yang Tak Bernoda pada hari Minggu
(hari Sabtu pertama dari November sampai Mei ; setiap hari, dari Mei sampai
Oktober). |
|
15.00 |
Misa di basilika
(pada bulan Agustus, dilanjutkan dengan Adorasi kepada Sakramen Mahakudus dan Prosesi
Ekaristi). |
|
16.00 |
Rosario di
Kapelinha, hanya pada hari Minggu. |
|
16.30 |
Misa di Basilika
(pada bulan Agustus di Kapelinha) |
|
17.00 |
Salam kepada Bunda kita oleh para
peziarah, pada hari Sabtu dari Paskah sampai Oktober. |
|
17.30 |
Prosesi Ekaristi, di halaman sekitar
(pada hari Minggu dari Paskah sampai Oktober) Ibadat malam dinyanyikan di
Basilika, pada hari Minggu dari November sampai April. |
|
18.30 |
Misa di Basilika. |
|
21.00 |
Rosario di Basilika
(pada hari Sabtu dari November sampai April). |
|
21.30 |
Rosario di Kapelinha dan Prosesi Cahaya Lilin
(dari Paskah sampai Oktober). |
|
|
Pengakuan dosa di Kapel
Rekonsiliasi, setiap hari dari jam 7.30 pagi hingga jam 07.30 malam dalam berbagai macam
bahasa. Pemberkatan benda-benda suci dilakukan setiap kali setelah Pastor memimpin doa Rosario.
|
|
JADWAL ZIARAH TANGGAL 12 DAN 13 DARI MEI HINGGA OKTOBER
|
|
TANGGAL 12 : (jadwal
dapat berubah sewaktu-waktu)
|
|
|
07.30, 09.00, 12.30 |
Misa dalam bahasa Portugal di
Basilika. |
|
07.30 – 13.30 |
Konselebrasi di Kapelinha dalam berbagai macam
bahasa. Bahasa Inggris – jam 08.30. |
|
08.30 |
Jalan Salib ke Valinhos dan
Ekaristi. |
|
16.30 |
Misa dengan dihadiri oleh orang-orang yang
sakit, dilanjutkan dengan prosesi Ekaristi. |
|
19.00 |
Pembukaan resmi
ziarah. |
|
21.30 |
Rosario Internasional di
Kapelinha. |
|
22.00 |
Prosesi Cahaya Lilin dan Konselebrasi
Ekaristi, di altar luar. |
|
|
TANGGAL 13 :
(jadwal dapat berubah sewaktu-waktu)
|
|
|
00.00 - 07.00 |
Tuguran malam
|
|
07.00
|
Prosesi Ekaristi
|
|
09.15
|
Rosario Internasional di Kapelinha
|
|
10.00
|
Upacara-upacara terakhir : Konselebrasi Ekaristi, Pemberkatan orang-orang sakit, Konsekrasi dan Adeus / perpisahan.
|
|
|
|
|
|
|
Klik
PLAY untuk mendengarkan Jingle StellaTours :
|
|
|
|
STELLA SMS CENTER : 0812 –
1972
8000 |
Ingin info tentang persyaratan
Visa Israel di Handphone anda ?
Ketik info<spasi>visaisr kirim
ke 0812 – 1972
8000
Ingin info tentang persyaratan
Visa Eropa di Handphone anda ?
Ketik info<spasi>visasch kirim
ke 0812 – 1972
8000
Ingin dapat sms gratis tentang
program-program keberangkatan
Stella?
Ketik reg<spasi>nama
anda<spasi>katolik atau
protestan
kirim ke 0812 – 1972
8000
Ingin
selalu dapat info program
keberangkatan Stella Kwarta atau
info lainnya ? SILAHKAN ADD PIN BB dari Stella Kwarta Wisata di :
21DF500F
|
|
|
|
|